Kamis, 31 Mei 2018 13:46 WIB 0 Komentar 3701 Dilihat
Indonesia Dukung Program SDGs dalam Pembangunan Nasional

Indonesia Dukung Program SDGs dalam Pembangunan Nasional

JENEWA - Pemerintah Indonesia mendukung program-program Sustainable Development Goals (SDGs), termasuk  Goal 8 SDGs yang mempromosikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, lapangan kerja yang penuh dan produktif, serta kerja layak bagi semua.

 

Hal ini sejalan dengan program pembangunan nasional untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan, dengan memberikan efek pada penciptaan lapangan kerja serta terwujudnya kerja layak bagi semua.

 

"Goal 8 SDGs  menjadi acuan menyikapi dampak dari perkembangan teknologi dan digitalisasi terhadap dunia kerja, antara lain job shifting, keterampilan baru khususnya soft skills, transformasi hubungan industrial," kata Sekretaris Ditjen Binapenta dan  PKK Kemnaker Edi Purnama dalam keterangan Pers Biro Humas Kemnaker pada Kamis (31/5).

 

Hal tersebut juga disampaikan pada saat memaparkan pandangan Delegasi Indonesia dalam Konferensi Perburuhan Internasional atauInternational Labor Conference ( ILC) ke 107 di Jenewa, Swiss. Selama ini Pemerintah Indonesia terlibat cukup aktif dalam pembahasan tentang Sustainable Development Goals (SDGs) baik pada forum internasional, regional dan nasional.

 

Program SDGs  sangat relevan dan sejalan dengan visi pembangunan nasional Indonesia. Ini menjadi prioritas program pembangunan nasional sehingga dinamika ketenagkerjaan tersebut dapat tetap menciptakan pertumbuhan inklusif dan pencapaian kerja layak.

 

Edi menambahkan pemerintah Indonesia meyakini bahwa pencapaian SDGs dapat lebih ditingkatkan lagi melalui kemitraan yang lebih produktif dan harmonis antara pemerintah, pekerja dan pengusaha.

 

"Dialog sosial yang kontruktif dan produktif dibutuhkan untuk mengantisipasi tantangan ketenagakerjaan yang berkembang pesat di era digital saat ini, "

 

Selain itu, dukungan dan keterlibatan ILO sangat diperlukan dalam memastikan pencapaian SDGs, khususnya untuk pencapaian program nasional kerja layak (Decent Work Country Programme).

 

Delegasi Indonesia mengikuti rangkaian  acara  dalam  Konferensi Perburuhan Internasional atau Internasional Labor Conference (ILC) ke-107 yang diselenggarakan di Jenewa Swiss.

 

 ILC ke-107 ini diagendakan akan berlangsung dari 28 Mei hingga 8 Juni 2018 dan dihadiri oleh perwakilan delegasi dari 187 negara anggota International Labour Organization (ILO) dengan melibatkan jumlah delegasi yang mencapai sekitar 5.700 orang.

 

 

Biro Humas Kemnaker

Lihat Berita Yang Lain

Pengangguran Tertinggi di Palestina, Indonesia Desak ILO Galang Dukungan  

07 Juni 2018 0

Indonesia mendesak Organisasi Perburuhan Internasional (International Labour Organization/ILO) untuk secara serius menggalang dukungan mitra pembangunan guna mengatasi masalah pengangguran di [...]

Indonesia dan Singapura Sepakati Kerjasama Antisipasi Dampak Revolusi Digital

07 Juni 2018 0

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Hanif menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Singapura yang selama ini telah bekerjasama dengan Indonesia dalam hal ketenagakerjaan melalui Temasek [...]

RI Ajak Anggota ILO Tingkatkan Dialog Sosial di Era Digital Ekonomi

30 Mei 2018 0

Di hadapan negara-negara anggota Organisasi Perburuhan Internasional (International Labor Organization/ILO), Delegasi Indonesia mengajak anggota ILO untuk meningkatkan dialog sosial yang konstruktif [...]