Kamis, 18 Mei 2017 14:03 WIB 0 Komentar 185 Dilihat
Di Era Persaingan, SDM Indonesia Harus Memiliki Karakter Kuat

Di Era Persaingan, SDM Indonesia Harus Memiliki Karakter Kuat

Subang – Pondok pesantren merupakan salah atu lembaga pendidikan yang menitik beratkan pada pendidikan karakter. Menurut Menteri Ketenagakerjaan RI (Menaker) M. Hanif Dhakiri, dengan adanya pendidikan berbasis karakter tersebut, pondok pesantren memiliki peranan penting bagi Indonesia di tengah era kompetisi saat ini.

“Di pesantren ini anak-anak bukan hanya belajar, tetapi juga terdidik karakternya. Karakter yang kuat itu penting pada era persaingan saat ini,” kata Menteri Hanif saat memberikan sambutan pada acara Istighosah Kubro dan Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Al-Istiqomah di Kebondanas, Subang pada hari Rabu (17/5/2017).

Keterampilan bukan lah satu-satunya bekal bagi Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia agar mampu bersaing dengan bangsa lain di era kompetisi saat lain. Di samping keterampilan, SDM Indonesia juga harus memiliki karakter yang kuat.

Oleh karena itu, Menaker mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian pondok pesantren.

“Maka pesantren sebagai salah satu pusat pendidikan karakter ini perlu kita untuk kita jaga bersama. Karena nantinya di pasar kerja, anak-anak yang memiliki karakter justru lebih dipilih,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Menaker juga meminta pondok pesantren agar mampu membekali alumninya dengan keterampilan. Karena, manusia kompetitif saat ini harus memiliki soft skill yang meliputi karakter, budi pekerti, etos kerja dan sebagainya, serta hard skill yang mencakup keterampilan dan sertifikasi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

“Pemerintah juga ikut melengkapi apa yang dilakukan pesantren dengan mendorong agar alumni-alumni pesantren ini memiliki keterampilan dan kompetensi,” jelas Menaker.

Menaker memaparkan, saat ini pemerintah memiliki skema pelatihan kerja di Balai Latihan Kerja (BLK) dan program pemaganga untuk meningkatkan keterampilan SDM Indonesia. Kedepan, pelatihan kerja dan pemagangan diharapkan juga diakses oleh pondok pesantren untuk membekali santri didik maupun alumninya.

“Kemnaker punya program Balai Latihan Kerja dan pemagangan baik di dalam maupun di luar negeri yang bisa dimanfaarkan para santri pesantren,” paparnya.

Lihat Berita Yang Lain

Hadapi Revolusi Industri 4.0 dengan Inovasi dan Pelatihan Keterampilan Baru

16 April 2018 0

Dari berbagai penelitian seperti Oxford , McKensie, Global Institut maupun  ILO  memang memprediksi 50 persen pekerjaan akan hilang. Tetapi perlu diketahui juga, akan muncul [...]

Kerjasama Pekerja dan Pengusaha Dukung Perekonomian Nasional

16 April 2018 0

Menurutnya, dialog sosial inilah sarana bagi semua pihak untuk menuangkan gagasannya. Termasuk, mencari jalan keluar manakala terjadi perselisihan. "Dalam interaksi hubungan industrial, kita ini kan [...]

Menaker Ingin Kompetensi Pekerja Indonesia di Atas Standar

11 April 2018 0

Oleh karenanya, Menaker menegaskan bahwa Pemerintah Indonesia terus berupaya untuk memperkuat kompetensi SDM Indonesia melalui beberapa cara.