Kamis, 13 Desember 2018 13:36 WIB 0 Komentar 34 Dilihat
Sekjen Kemnaker: Lulusan Perguruan Tinggi Harus Kompeten, Percaya Diri, dan Terkoneksi

Sekjen Kemnaker: Lulusan Perguruan Tinggi Harus Kompeten, Percaya Diri, dan Terkoneksi

Jakarta -- Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Khairul Anwar, berharap perguruan tinggi bisa mencetak calon tenaga kerja yang kompeten, percaya diri, dan terkoneksi.  "Lulusan perguruan tinggi harus memiliki tiga c, yaitu competence, confidence, dan connected," kata Khairul dalam sambutan yang dibacakan Kepala  Biro Keuangan Aris Wahyudi saat menghadiri kegiatan bertajuk "Kemnaker Menyapa" Mahasiswa Universitas Bakrie di Jakarta, Kamis (13/12/2018).  

Kegiatan yang dihadiri 100 mahasiswa Universitas Bakrie ini bertujuan memberikan pengetahuan tentang dunia industri dan pasar kerja kepada mahasiswa agar mereka tidak gagap ketika lulus kuliah.  Khairul melanjutkan, mahasiswa harus memiliki kompetensi agar bisa memenangkan persaingan di pasar kerja. Mereka harus dibekali hard skill dan soft skill yang baik.  

"Kampus harus menciptakan calon tenaga kerja yang tidak hanya memiliki pengetahuan dan kemampuan yang baik tetapi juga memiliki sikap yang baik pula," ujar Khairul.  Selain itu, kata Khairul, penting bagi mahasiswa mempunyai rasa percaya diri. Kampus harus mampu memberikan rasa percaya diri yang tinggi bagi para calon tenaga kerja.   

"Rasa percaya diri ini diberikan oleh pihak perguruan tinggi dengan pembekalan-pembekalan yang telah diberikan kepada para calon tenaga kerja, salah satunya yakni pembekalan bahasa asing," ungkap Khairul.  

Dan yang tak kalah penting, sambung Khairul, selain kompetensi dan rasa percaya diri adalah bagaimana menciptakan para calon tenaga kerja untuk dapat terkoneksi dengan dunia luar, termasuk dengan informasi pasar kerja.   

"Koneksi dengan dunia industri dan pasar kerja akan memudahkan mahasiswa terserap ke pasar kerja. Untuk itu, kampus harus menjalin kerja sama dengan industri sehingga kompetensi lulusan perguruan tinggi sesuai dengan kebutuhan industri," ucap Khairul.  

Sementara itu, Kepala Program Studi  Manajemen Universitas Bakrie, M Taufik Amir, mengapresiasi atas terselenggaranya acara ini. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bekal positif bahkan bukan hanya untuk mahasiswa melainkan juga bagi dosen.  

"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa sebagai bekal untuk menghadapi dunia kerja setelah lulus nanti. Selain itu, pengetahuan yang diberikan pada kesempatan ini juga sebenarnya akan sangat bermanfaat jika diikuti juga oleh para dosen pengajar," ujar Taufik.

 Biro Humas Kemnaker

Lihat Berita Yang Lain

Menaker: Generasi Muda Harus Belajar Dari Kasus Nokia

16 Desember 2018 0

Pati - Perkembangan teknologi dan informasi telah mempengaruhi perubahan model bisnis dan pekerjaan. Untuk itu, generasi muda harus responsif terhadap berbagai perubahan. Agar tak bernasib seperti [...]

Strategi Pemerintah Hadapi Era Revolusi Industri 4.0

29 Maret 2018 0

Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri mengungkapkan pemerintah mengambil langkah-langkah strategis  untuk menghadapi tantangan perubahan era revolusi industry 4.0 dalam bidang pendidikan [...]

Revitalisasi SMK Untuk Tingkatkan Produktivitas dan Daya Saing Bangsa

17 Mei 2017 0

Jakarta, Kemendikbud – Presiden Joko Widodo (Jokowi) seringkali berpesan agar pemerintah fokus menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang berkualitas sehingga Indonesia bisa melakukan [...]